Category Archives: Formula 1

Juara Konstruktor F1 2019 Dipersembahkan Mercedes Untuk Niki Lauda

Mercedes

Mercedes memastikan dirinya meraih gelar juara konstruktor Formula 1 musim ini sekaligus untuk yang kenema kalinya setelah Valterri Bottas tampil bagus dalam balapan Formula 1 GP Jepang. Bos dari Tim Mercedes mengatakan gelar juara tersebut dipersembahkan untuk sosok Niki Lauda.

GP Jepang yang berlangsung pada hari Minggu (13/10/2019) di Sirkuit Suzuka dimenangkan oleh Bottas selain itu juga driver Mercedes lainnya Lewis Hamilton juga berhasil naik podium di peringkat ketiga. Kesuksesan dari Bottas dan Hamilton sekaligus mengunci posisi gelar juara Konstruktor musim ini menjadi milik Mercedes.

Pencapaian tersebut sudah membuat Mercedes mencatatkan meraih gelar juara Konstruktor untuk enam musim beruntun sekaligus juga menyamai rekor yang selama ini dipegang oleh Ferrari pada musim 1999-2004.

niki lauda

Performa gemilang Ti Mercedes di Balapan Formula 1 musim ini dipersembahkan untuk sosok Lauda. Niki Lauda merupakan juara Dunia tiga Kali sekaligus pernah menjadi nonexecutife chairman Mercedes sejak dari 2012. Sayangnya Lauda sendiri sudah meninggal pada Mei 2019. Niki Lauda dinilai sangat banyak memberikan kontribusi besar untuk kesuksesan Mercedes sampai saat ini.

“Kami mendedikasikan ini kepada Niki, karena dia merupakan bagian penting sejak perjalanan awal tim ini,” kata Toto WOlf, team principal Mercedes seperti dikutip Cjrnews

“Kehadirannya selalu berharga dalam setiap dukungan dan tekanan yang ada. Dia adalah sosok yang sanngat spesial,” dia menambahkan.

“Ketika kami memulai perjalanan enam atau tujuh tahun lalu, kami ingin lebih rutin menjadi juara tiap race dan berjuang untuk menjadi juara dunia. Lantas, enam tahun kemudian kami menjadi juara enam kali beruntun,” kata dia.

Ferrari Gagal Juara GP Rusia Akibat Kesalahan Team Order

ferrari

Ferrari gagal meraih juara di ajang GP Rusia pekan lalu akibat Sebastian Vettel yang tidak mengikuti instruksi Team Order. Ulah dari Vettel membuat dirinya menjadi kambing hitam kegagalan Ferrari meraih posisi pertama di GP Russia tersebut.

Sebelumnya Ferrari sudah dalam laju positif dimana sudah meraih tiga kemenangan beruntun di ajang Formula 1 musim ini namun akhirnya harus terhentikan di ajang GP Russia di hari Minggu (29/9/2019). Ferrari harus merelakan posisi juara menjadi milik rival mereka yaitu Tim Mercedes.

Posisi podium pertama dan kedua GP Russia dikuasai oleh Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas sedangkan Charles Leclerc driver dari Ferrari harus menempati posisi podium ketiga.

Kegagalan Ferrari meraih podum juara di GP Russia akibat dari strategi yang diterapkan tidak berjalan lancar. Sebelumnya Ferrari sebenarnya cukup optimis setelah kdua pembalap Ferrari berhasil menempati posisi terdepan satu dan dua.

2019 Russian GP

Leclerc yang start sebagai pole position merelakan Vettel untuk mengambil posisi pertama ketika di lap-lap awal balapan. Setelah itu ada team order dari Ferrari yang mengisyaratkan untuk memberikan posisi pertama kepada pembalap asal Monaco itu.

Sayangnya pertukaran posisi ternyata tidak terjadi karena Sebastian Vettel yang tidak mau mengikuti team order dan justru melaju lebih cepat lagi di depan.

Bencana menimpa Ferrari ketika balapan di lap ke-28 Sebastian Vettel justru gagal melanjutkan balapan sedangkan posisi ari Leclrec sudah tergeser oleh duo pembalap dari Tim Mercedes selepas dari pitstop. Posisi balapan bertahan sampai dengan akhir.

Lewis-Hamilton

Mengenai masalah strategi yang berjalan kacau, Leclerc akan meminta penjelasan dari pihak Ferrari walaupun dirinya juga mengatakan masih sepenuhnya percaya dengan rekan satu timnya yaitu Sebastian Vettel.

“Saya akan selalu percaya kepada tim ini. Namun taktik kami adalah memberikan slipsteram, yang membuat kami berada di posisi pertama dan kedua,” tutur Leclrec dikutip dari Cjsrnews.

“Setelah itu, saya tidak tahu. Saya perlu berbicara dengan tim untuk mengetahui lebih banyak soal hal ini. Kami akan mencoba berunding sekarang.”

“Saya pikir kami saling menghormati itu terlihat dengan saya memberikan slipstream. Kami seharusnya melakukan pertukaran posisi kembali di pit-stop. cuma itu saja,” ungkapnya menambahkan.

Vettel Akhiri Puasa Kemenangan

vettel

Sebastian Vettel juga puas dan senang di akhir pekan ini pasalnya dirinya berhasil mengakhiri puasa kemenangannya setelah sudah satu tahun lebih belum pernah meraih juara ajang F1. Vettel berhasil keluar sebagai juara dari GP Singapura akhir pekan lalu.

Balapan GP Singapura yang berlangsung pada hari Minggu (22/9/2019) malam WIB di Marina Bay Street Circuit, Vettel memulai lomba dari posisi start ketiga namun di akhir laga dirinya berhasil unggul dari Charles Leclerc rekan satu timnya di Ferrari.

Pertimbangan masuk pit terlebih dahulu menjadi kunci kemenangan Vettel dari Leclerc. Ketika di lap ke-20 Vettel juga berhasil menyalip Leclerc dan mampu mempertahankan posisi pertama sampai dengan akhir balapan.

vettel

Kemenangan di GP Singapura itu sangat membuat Vettel bahagia mengingat dirinya sudah lama tidak meraih posisi juara. Terakhir kali Vettel berhasil berada di posisi pertama pada laga balapan GP Belgia yang berlangsung di tahun lalu.

Setelah kemenangan di GP Belgia, Vettel hanya melewati 22 laga balapan Formula 1 tanpa meraih satu kemenangan pun. Bahkan di musim baru ini Vettel sudah dua kali harus finis di luar posisi 10 besar ketika di Gp Inggris dan Gp Italia.

Performa dan kondisi tersebut yang membuat munculnya kabar kalau masa depan Sebastian Vettel Bersama dengan Ferrari sudah hampir habis. Kemenangan di Gp Singapura ini menjadi jawaban atas kritikan tersebut.

“Saya sangat senang, balapan yang hebat,” ujar Vettel seperti dikutip Cjsrnews.

“Selamat untuk tim, di awal musim ini sangat sulit untuk kami, tapi kami mampu bangkit di beberapa pekan terakhir,” sambungnya.

Sayangnya posisi Vettel di musim ini masih berada di peringakt kelima dengan raihan 194 poin terpaut cukup jauh dari pimpinan klasemen Formula 1 saat ini yaitu Lewis Hamilton. Peluang Sebastian Vettel untuk meraih juara dunia di musim ini terbilang sudah tidak ada,